Practise Perfect Makes Perfect

Metode latihan kami yang "berbeda", menjadikan program latihan bernyanyi lebih mudah, singkat & menyenangkan dilakukan oleh siapa saja, dengan hasil yang memuaskan dalam waktu yang relatif cepat.

Kamis, 02 Juni 2011

Bagaimana Menghasilkan Vocal Yang Bertenaga

Bernyanyi dengan lebih bertenaga sebenarnya bukan berasal dari kekuatan yang diberikan secara berlebihan . Ini datang dari pengaturan frekwensi dan hembusan udara dengan cara yang sangat efisien.
Ketika Anda memproduksi nada-nada tinggi yang  bertenaga, justru tidak diperlukan hembusan udara yang kuat maupun kekuatan yang lebih,  dibandingkan dengan  ketika menghasilkan nada-nada rendah. Karena hal ini secara alami sudah di ciptakan / diatur  demikian.

Bernyanyi nada tinggi dengan usaha yang keras justru akan menimbulkan ketegangan yang bisa  semakin mempersulit dihasilkannya nada-nada tinggi tersebut.

Ada  beberapa metode latihan sederhana  yang secara otomatis akan melatih pita suara anda untuk tidak tegang maupun  tertekan dan mulai “menutup (seperti ritsleting)” pada nada-nada tinggi. Dengan demikian anda hanya memakai sedikit hembusan udara untuk menghasilkan nada tinggi.
MENGAPA ? Sebab  lubang  kecil ½ inch yang  dilalui hembusan udara maka ketika digunakan untuk berbicara ataupun bernyanyi sebenarnya akan lebih kecil lagi ! Jadi jika pita suara menutup setengah dari lebar vibrasinya, seharusnya hanya akan memerlukan udara setengahnya untuk menghasilkan nada.
Jadi hanya dengan setengah dari hembusan udara yang melalui pita suara , ini seharusnya menjadi lebih mudah menyanyi nada tinggi dibandingkan nada rendah. Jadi mengapa justru dirasa lebih susah ?

Ini karena banyak penyanyi ingin bernyanyi di “gigi 2”, tapi tetap di “gigi 1”. Jika anda tidak melatih pita suara anda untuk “menutup”  maka anda hanya punya satu alternatif untuk mencapai nada tinggi – dan itu akan menjadikan otot-otot pita suara anda tegang dan tertarik.

Lalu apa yang harus Anda lakukan supaya lebih bertenaga ?
Setelah Anda telah belajar menguasai bagaimana menjangkau nada tinggi dengan mudah , Anda dapat menambahkan  aliran udara lebih yang diperlukan untuk menghasilkan volume suara yang bertenaga.  Ini akan terasa seperti "bersandar pada nada " yang merupakan kunci untuk secara teratur melakukan latihan demi menjaga Anda dari pola pikir "berusaha lebih keras untuk mendapatkan suara yang lebih keras".

 Ada cara lain lagi untuk meningkatkan "volume" dari suara anda, yang  disebut "forman" . Ini adalah seni vokal yang pernah hilang tapi datang kembali.
 Kita akan  bereksperimen dengan bentuk mulut dan tenggorokan sampai Anda menemukan " frekuensi resonansi" yang menghasilkan  gelombang suara menjadi ganda atau bahkan menjadi TRIPLE satu sama lain !

Untuk menggambarkan hal ini, seperti ketika  Anda sedang berada di kamar mandi, Anda dapat menemukan  “frekuwensi resoanansi” kamar mandi dengan mulai bernyanyi “oooohhhhh” dari mulai nada rendah perlahan mulai naik  sampai pada titik nada tertentu dimana kamar mandi seakan akan terisi penuh dengan suara Anda.

Berhentilah pada titik nada tersebut dan Anda akan mendapati bahwa seluruh kamar mandi seperti menjadi bagian dari suara Anda!

Jika Anda bisa mengubah dimensi dari kamar mandi, maka Anda akan bisa pula mendapatkan efek yang sama pada semua titik nada.

Suatu keberuntungan karena Anda bisa merubah rubah ukuran atau dimensi didalam mulut dan tenggorokan anda sehingga dapat menemukan “frekwensi resonansi” yang diinginkan.
Ini akan menjadikan bertambah bertenaganya volume vokal Anda tanpa perlu usaha keras ataupun tekanan.

Senin, 30 Mei 2011

Latihan Menghasilkan Nafas Yang Panjang & Suara Yang Bertenaga

Walaupun penjelasan secara teori mengenai “bagaimana tehnik pernafasan yang benar” maupun “bagaimana memproduksi suara yang bertenaga” sudah dijelaskan sebelumnya, tetapi masih banyak pertanyaan yang muncul tentang bagaimana cara berlatihnya. Hal ini bisa dipahami, dikarenakan latihan vokal tidak cukup hanya melalui teori, tetapi juga perlu dilakukan tatap muka atau bisa juga dilakukan melalui visualisasi video.
Saya mencoba menjelaskan bagaimana latihan Dasarnya dengan lebih rinci agar bisa lebih bisa dipahami dan dipraktekan sendiri.

Latihan Pernafasan Diafragma
  1. Ambilah waktu 15 menit – 20 menit setiap harinya, usahakan waktu dimana Anda bisa berlatih dengan fokus dan berkonsentrasi. Saya sarankan waktu menjelang tidur (malam) atau waktu bangun tidur (pagi).
  2.  Tidurlah menghadap keatas pada permukaan yang datar dilantai atau di atas karpet tanpa alas kepala.       Posisi lurus dan rileks, kedua telapak tangan usahakan berada di atas perut, mata dipejamkan agar bisa berkonsentrasi dengan baik.
  3. Cobalah bernafas (menarik udara dan mengeluarkan udara ) dengan mengembangkan perut Anda dan bukan dada Anda. Ketika menghirup udara perut akan mengembang keatas, dan ketika mengeluarkan udara perut akan turun kembali. Dada mengembang mengikuti naik turunnya perut. Telapak tangan Anda yang ada diatas perut adalah untuk memastikan gerakan ini benar.
  4. Mulailah menarik nafas malalui hidung, sampai dirasakan penuh, tahan nafas sampai hitungan kelima, lalu mulailah hembuskan nafas Anda perlahan dan konstan melalui mulut dengan mengeluarkan bunyi  “ SSSSSSSS....” sampai hitungan ke 10.
  5. Lakukan hal ini berulang kali dengan semakin memperpanjang / menambah hitungan pada saat penghembusan nafas Anda. Paling Tidak nantinya Anda bisa menghemat hembusan nafas Anda hingga mencapai hitungan ke 40 s/d 60.
7.      Diharapkan bernafas dengan konsep diafragma menjadi cara bernafas yang selalu Anda gunakan nantinya.


Latihan Dasar Suara yang Bertenaga

Posisi latihan ini sama dengan ketika Anda melatih pernafasan Anda seperti yang dijelaskan di atas.
  1. Ambil posisi sama seperti ketika Anda berlatih pernafasan. Bedanya adalah, ketika Anda menghembuskan nafas, bukan dengan mengeluarkan bunyi “ ssssss...” melainkan “aaa..” atau “ooo..” atau “iii..” atau “uuu..” atau “eee..”. Lakukan hal ini hingga mencapai hitungan yang ke 30.
  2. Keluarkan bunyi suara tersebut dengan volume suara Anda yang paling kecil / lirih dan konstan. Lakukan hal ini berulang kali.
  3. Lakukan kembali hal di atas, tetapi pada hitungan ke 15 volume suara diperbesar menjadi “volume menengah”  Anda, tanpa ada usaha atau dorongan berlebih dari Anda, melainkan pernafasan diafragma sama seperti sebelumnya ketika volume suara lirih serta dilakukan dengan rileks. Carilah “volume menengah” Anda dengan mencoba menemukannya melalui pengaturan bentuk di tenggorokan maupun rongga mulut Anda. Lakukan hal ini berulang kali hingga Anda menemukannya dan mahir melakukannya.
  4. Berikutnya “Lirih” dari hitungan 1 s/d 10, lalu “volume menengah” pada hitungan 11 s/s 20 dan “keras” pada hitungan ke 21 s/d 30. Semua dilakukan dengan kondisi yang tetap sama tidak ada perbedaan pada masing-masing tingkat volume suara Anda. Lakukan berulang kali hingga Anda bisa menemukan masing-masing tingkat volume suara Anda dengan lebih mahir, baik dari volume “lirih” hingga “keras” maupun sebaliknya.
  5. Terapkan keahlian ini ketika Anda menyanyikan lagu, tentukan pada lagu tersebut, dimana “lirih”, dimana “sedang” dan dimana “keras”.

Nah demikianlah penjelasan dari saya mengenai latiha dasar bernyanyi dengan nafas yang lebih panjang dan suara yang lebih bertenaga. Saya berharap apa yang dijelaskan bisa membantu Anda semua mengembangkan kemampuan Anda dalam bernyanyi.

Selamat mencoba dan semoga sukses.

Mas Yurist - Excellent Voice

Minggu, 08 Mei 2011

Belajar Vocal itu Mudah

Banyak orang membutuhkan waktu bertahun-tahun belajar dan latihan untuk mengembangkan jangkauan vokal hampir 2 oktaf ( yang mencakup hanya 24 not  pada keyboard piano).
Sesungguhnya Suara manusia dirancang untuk menjangkau lebih dari 3 oktaf.

Secara nyaman “dengan gigi tinggi” hal ini dapat dipelajari hanya dalam waktu 2 jam, dan selanjutnya ditingkatkan, diasah dan dikuasai selama sisa hidup Anda.

Sehingga jika Anda menghabiskan puluhan juta rupian dan waktu bertahun-tahun hanya untuk dapat bernyanyi dengan jangkauan nada dalam kisaran 2 oktaf dan Anda mempercayai hal ini sebagai suatu yang normal, maka ini bisa dikatakan TRAGIS.

Betapa gembiranya jika Anda bisa mengalami apa yang sudah dialami oleh banyak orang karena menggunakan metode ini. Betapa terkejutnya mereka ketika dalam 2 pertemuan saja sudah bisa menambahkan 2 sampai 4 nada pada jangkauan nada mereka, dan bisa mempunyai jangkauan nada mencapai 3 oktaf  hanya dalam 8 kali pertemuan saja. 

Alangkah bahagianya mereka ketika mereka bisa bernyanyi dengan lebih bebas merambah setiap nada, dan yang pasti mereka merasa lebih nyaman dan percaya diri dengan suaranya sendiri.

Anda tidak perlu “setengah mati” untuk mendapatkan titik puncak kwalitas suara Anda, dengan metode kami, anda akan mendapatkannya dengan nyaman. 
Kami garansi Anda akan mendapatkannya. Bahkan kami memberikan garansi: “ Anda dapatkan Anda bayar – Anda tidak dapatkan tidak usah membayar”.

Bagaimana Menyanyikan Nada Tinggi

Salah satu rintangan yang paling sulit bagi seorang penyanyi adalah bagaimana caranya menyanyikan nada-nada tinggi. Ini bisa menjadi hal yang menakutkan, mengingat bahwa kita tidak sering menggunakan suara kita seperti ini untuk percakapan sehari-hari. Namun, salah satu alasan paling umum yang menyulitkan kita dalam menyanyikan nada nada tinggi adalah ketegangan yang terjadi pada laring serta kurangnya fokus pada daerah resonator (daerah getaran suara).
Di sini akan diberikan beberapa tips dan trik yang akan membantu Anda melepaskan ketegangan tersebut, serta membuat suara Anda lebih resonan dan dapat menjangkau nada tinggi dengan mudah bahkan lebih mudah dari yang Anda bayangkan.

  • WARM UP haruslah hal pertama yang harus  Anda lakukan terlebih dahulu sebelum anda melakukan segala bentuk  kegiatan bernyanyi, ini  merupakan hal yang sangat penting, dan besar  manfaatnyar. Sama seperti seorang atlet perlu peregangan dan pemanasan otot agar mendapatkan hasil  yang terbaik bagi mereka, demikian juga seorang penyanyi perlu peregangan dan pemanasan otot-otot yang akan digunakan untuk bernyanyi.  Bernyanyi tanpa pemanasan dapat menyebabkan perasaan 'berat' pada suara dan tubuh, dan dapat menyebabkan kerusakan pada alat vokal anda. Pemanasan yang sederhana tapi paling efektif adalah dengan melakukan HUMING: “Hmmmm” atau  “NG” dengan menirukan bunyi /suara sirene, atau bisa juga dengan bersenandung lembut.

  • Guna memberikan dukungan yang cukup untuk produksi suara dan power yang dibutuhkan untuk menyanyi nada-nada tinggi tentunya, maka  MEMPERBAIKI TEKNIK PERNAFASAN sangatlah  penting.Pastikan bahwa anda bernafas dengan cara mengembangkan perut dengan posisi tulang rusuk yang lebih rendah. Bayangkan sebuah balon di tengah dada Anda mengembang kesegala arah  diisi oleh napas Anda. Hal ini dimungkinkan karena posisi tulang rusuk dan perut anda memperluas paru-paru Anda sehingga dapat menghirup udara dengan lebih efisiensi sehingga  volume yang didapatkan lebih besar. Menyanyi dengan baik ditentukan oleh teknik pernapasan yang baik.  Jika anda menggunakan cara bernapas yang salah dalam bernyanyi maka anda akan menderita.

  • Pastikan daerah sekitar tenggorokan Anda rileks dan terbuka seperti Anda mempersiapkan diri kala hendak menyanyi. Terlalu banyak energi yang dikeluarkan atau berusaha terlalu keras, bisa menyebabkan penyanyi menjadi tegang, sehingga  untuk  mengeluarkan nada dari tenggorokan mereka dengan cara memaksa dan menkan agar bisa menghasilkan nada-nada tinggi keluar dari tenggorokan mereka. Menyanyi nada tinggi haruslah sama seperti  juga menyanyi dalam kisaran nada yang lebih rendah. Untuk membuka tenggorokan dan membuat laring lebih rileks, bayangkan seperti ketika Anda akan menguap. Jika Anda melihat di cermin ketika Anda menguap, Anda akan melihat bahwa “lembaran”  dari 'otot' yang menempel pada  bagian atas tenggorokan. Ini adalah 'langit-langit lunak' Anda, dengan  meninggikan posisinya maka akan membantu Anda lebih mudah dalam mengakses rongga resonansi di wajah dan kepala Anda. Sekarang, tempatkan  telunjuk dan jari tengah Anda pada bagian  tengah leher dan cobalah lakukan gerakan seperti menelan. Maka akan terasa  bergelombang 'gerakan naik dan turun di tenggorokan Anda itu adalah laring Anda. Kali ini, dengan jari-jari Anda masih di depan tenggorokan Anda, cobalah untuk menguap. Perhatikan bagaimana laring Anda bergerak ke bawah.

Ini adalah dramatisasi dari penempatan laring dan langit-langit lunak, inilah yang Anda harus cari sebagai pendekatan dalam hal bernyanyi.
  • Pakailah skala nada   untuk  latihan Anda atau dengan cara yang lebih mudah yaitu dengan menirukan  suara 'sirene' mulai dari kisaran nada bawah lalu ke nada atas dan ke nada bawah lagi demikian dilakukan berulang ulang.

Menyanyi nada tinggi membutuhkan latihan, koordinasi dan kontrol. Beberapa  sesi latihan selama beberapa minggu tidak akan 'membuang' kebiasaan buruk dan tidak akan mengubah suara Anda dari kwalitas amatir menjadi  kualitas profesional. Ada banyak aspek dan elemen untuk bernyanyi dengan baik dan hanya dengan latihan yang konsisten dan teratur menerapkan  teknik yang dibutuhkan untuk mengembangkan seluruh aspek suara Anda , maka Anda akan melihat perubahan dramatis dalam kwalitas produksi suara anda.

Cobalah  berlatih atau bahkan bernyanyi dengan menggunakan lagu yang Anda sudah kuasai, dengan  menerapkan teknik di atas. Cobalah pada materi lagu yang tidak terlalu sulit - lagu yang bisa dihafal dengan cepat, yang memiliki jangkauan nada yang sesuai dengan jangkauan suara Anda.

Anda akan melihat dari waktu ke waktu, bahwa suara Anda menjadi berkurang 'ketegangannya' dan 'bahkan' terasa lebih nyaman di pita suara Anda.

Sabtu, 07 Mei 2011

Bernyanyi "SEHARUSNYA" Semudah Berbicara

Anda selalu berpikir Anda bernyanyi dengan cara yang selalu salah, sehingga Anda harus belajar dan belajar lagi untuk dapat bernyanyi dengan semestinya.
Anda mungkin saja bisa melakukan suatu kesalahan ketika bernyanyi, tetapi jika anda berbicara anda tidak pernah melakukan kesalahan apapun. Ketika berbicara maupun bernyanyi Anda menggunakan “alat suara” yang sama tidak lebih dan tidak kurang.

Masalah sebagian besar penyanyi adalah tetap menggunakan tehnik cara berbicara alami ketika bernyanyi.
Ketika Anda merasa kurang nyaman ketika bernyanyi, ini bagaikan seperti anda melakukan sesuatu dengan cara yang kurang efektif dari yang seharusnya. Tapi cobalah STOP memikirkan masalah-masalah  ini untuk sesaat. Sekarang mari kita coba pikirkan bagaimana caranya Anda dapat mengatasinya.

Ada beberapa kemungkinannya:


  •       Anda mungkin saja kurang pandai bernyanyi (banyak orang punya pikiran yang demikian tentang diri mereka, tetapi ini sama sekali tidak benar, sampai anda berlatih dengan cara yang benar nantinya).
  •          Anda kurang berlatih dengan keras ( sebagian orang juga berpikir demikian, tetapi justru berlatih dengan sangat berlebihan akan menambah masalah baru bagi Anda ).
  •           Bernyanyi merupakan suatu keahlian khusus, sehingga semua pengetahuan anda tidak berguna untuk hal ini, jadi anda harus menyediakan banyak waktu dan dana untuk belajar bagaimana menguasai “keahlian yang asing ini”.
    Semua hal tersebut di atas bisa diterima, tetapi semuanya adalah salah.

    Hal-hal di bawah inilah yang seharusnya anda pegang demi kepuasan Anda dalam kemajuan peningkatan kemampuan bernyanyi Anda:


    •          Anda menggunakan “alat bernyanyi” sepanjang hidup Anda, tetapi mungkin menggunakannya dengan cara yang salah ketika bernyanyi. Seharusnya akan semudah berbicara. Anda menggunakan bagian maupun kemampuan tubuh untuk bernyanyi sama seperti ketika berbicara. Masalah akan timbul ketika seseorang memberitahukan dan mengajarkan kepada anda bagaimana caranya bernyanyi dan mereka justru mengajarkan hal yang sebaliknya yang membuat anda tidak lagi bernyanyi seperti berbicara.
    Hal ini dapat diilustrasikan seperti berikut:
    Anda selalu menggunakan martil untuk memaku, suatu saat anda akan “menggepengkan” kaleng, juga dengan menggunakan martil dan itu akan menimbulkan suara yang berisik, lalu seseorang memberitahukan kepada anda bahwa supaya tidak berisik maka memukul kaleng tersebut memegang martilnya harus pada kepala martil dan memukulnya dengan gagang martilnya. Dikarenakan cara tersebut ternyata memang tidak menimbulkan suara yang berisik maka  anda mempercayai hal tersebut dan menirukannya, tetapi hasilnya ternyata tidak sebaik dan secepat sebelumnya.

    Lalu seorang tukang/ahli mengajarkan kepada Anda bahwa untuk memukul apapun menggunakan martil tetap harus memegangnya dengan cara yang sama, agar hasilnya bagus dan cepat mengerjakannya.

    Seharusnyalah demikian juga dalam bernyanyi.( Excellent Voice adalah seorang tukang yang akan mengajarkan kepada anda bagaimana menggunakan “martil” dengan benar).

    Ketika nanti Anda mulai memahami bagaimana caranya alat suara Anda bekerja, maka saat itu pula anda akan mengalami kemajuan dalam cara bernyanyi Anda dan sekaligus Anda akan merasa sangat mudah dalam bernyanyi. 

    Senin, 02 Mei 2011

    Rahasia Latihan Vocal Yang Berhasil

    Ada banyak pendekatan yang dapat Anda gunakan untuk memaksimalkan hasil latihan anda. Bila Anda sudah mempunyai metode latihan yang baik dan juga kemampuan maupun tehnik vokal yang  baik, tetapi hal tersebut belum cukup mendatangkan hasil yang baik . Maka diperlukan suatu strategi latihan yang dapat mengoptimalkan hasil dari latihan anda. Yang berdasarkan pengalaman kami rumus latihannya sebagai berikut:

    1) 'Bernyanyi & Bernyanyi” . Banyak menyanyikan lagu-lagu  seringkali tidak banyak manfaatnya dalam meningkatkan keahlian anda dalam bernyanyi. Hanya 'menyanyikan' lagu dengan  berulang kali dengan harapan bahwa entah bagaimana, akan dapat meningkatkan teknik vokal  dan kemampuan anda dalam bernyanyi dengan sendirinya akan membawa hasil . Namun jika Anda hanya 'menyanyikan' lagu dan tidak 'MEMPRAKTIKAN' teknik Anda, maka sudah pasti tidak akan mendapatkan hasil latiha seperti yang diharapkan.

    2) FOKUS pada tehnik vocal anda dan bukan  pada lagu yang anda nyanyikan.
    Otak kita akan sulit fokus pada 2 hal yang berbeda pada saat yang bersamaan. Jika kita hanya fokus pada syair dan melody dari lagu yang kita nyanyikan maka tenik vocal akan terabaikan, tidak mungkin bagi otak Anda untuk memproses informasi dari dua hal yang sama sekali berbeda 'objek' atau 'fokus' secara bersamaan.
    Kita  tidak mungkin fokus pada teknik vokal jika kita berkonsentrasi begitu keras pada syair dan melodi lagu tersebut.

    Maka guna menghindari 2 hal tersebut diatas, maka agar latihan kita mendapatkan hasil yang maksimal sebaiknya  latihan kita dianjurkan untuk menggunaka rumus yang urut urutannya sebagai berikut:

    A.  Kuasai syair dan melodi lagu yang akan kita nyanyikan
    B.  Melakukan Pemanasan Vocal
    Pemanasan Vocal  Anda SANGAT penting! Hal ini sama pentingnya para olahragawan yang akan          bertanding. (sebaiknya dilakukan selama 5 sampai 10 menit)
    C. Latihan TEKNIS
    Berlatihlah  SATU atau DUA bagian teknik vokal yang akan  anda gunakan yang sesuai untuk memperbaiki beberapa kelemahan anda dalam menyanyikan lagu yang akan anda bawakan nantinya. (dilakukan 10 sampai 15 menit)
    D. Terapkan Tehnik Tersebut Pada Lagu Anda
    Praktekan Tehnik yang anda sudah latih tersebut pada lagu yang akan anda nyanyikan dengan cara menyanyikan lagu Anda, dengan didukung oleh hasil dari 'latihan teknis' Anda . (lakukan 15 sampai 20 menit)
    E. Cooling Down
    Cooling Down Vocal  sama pentingnya dengan Warm Up Vocal. Ini membantu mengembali kan suara anda kebentuk  aslinya.  Misalnya, darah yang telah dipanggil untuk beredar di daerah pita suara anda dan otot, akan  menyebabkan ketegangan  dan  kelelahan vocal juka tidak dikembalikan pada kondisi seperti semula. 

    Inilah rahasia strategi  latihan vocal untuk mendapatkan hasil yang terbaik dari sesi latihan Anda.

    Minggu, 01 Mei 2011

    Kiat Memilih Lagu Yang akan Dinyanyikan

    Menyanyikan sembarang lagu, tidaklah salah jika hal tersebut dimaksudkan sebagai menggali serta mengenali potensi vocal anda. Tetapi jika untuk penampilan anda di sebuah event yang penting anda harus selektif memilih dan menentukan lagu apa yang anda ingin bawakan, bukan saja penampilan anda akan sangat mempengaruhi karier anda kedepannya tapi juga menyangkut kepuasan anda maupun pendengar anda.

    Ada beberapa TIPS yang dapat membantu anda dalam memilih dan menentukan lagu-lagu apa yang anda ingin bawakan:
    1. Anda harus mengetahui jangkauan vocal anda, dimana nada terendah maupun nada tertingginya. Jangan memilih lagu yang mempunya range nada melebihi dari kemampuan range vocal anda. Contohnya jika range vocal anda berkisar 2 1/2 oktaf hingga 3 oktaf, maka pilihlah lagu dengan range nada berkisar 2 oktaf, sehingga anda akan nyaman dan aman dalam menyanyikannya. Jangan lupa setelah anda mengetahui range vocal anda maka tentukanlah nada dasar dari lagu yg akan anda bawakan sesuai dengan range vocal anda tersebut.
    2. Anda juga harus mengenal di range vocal mana letak kekutan vocal anda, apakah di nada rendah (Chest Voice), nada menengah (Mask Voice) atau nada tinggi (Head Voice). Jika kekuatan vocal anda di nada tinggi, maka pilihlah lagu yang didominan oleh nada-nada tinggi.
    3. Yang perlu diperhatikan juga adalah, anda harus sudah mengenal dengan baik di jenis musik / genre apa yang cocok dengan jenis vocal anda, apakah pop, dangdut, rock, klasik, jazz, keroncong dll. Jika kuping anda maupun fans anda senang mendengar anda kala membawakan lagu pop, maka pilihan lagu anda harus didominasi oleh lagu-lagu pop.
    4. Sering kita mendengar seorang penyanyi lebih enak didengar ketika membawakan lagu barat (Inggris) dibandingkan dengan ketika menyanyikan lagu bahasanya sendiri (Indonesia) ini disebabkan karena kelemahannya dalam hal pengucapan bentuk kata dalam bahasa Indonesia. Ada juga beberapa penyanyi kalau menyebutkan bunyi "E" agak aneh (mungkin dikarenakan dia berasal dari satu daerah di Sumatra he he he...), nah jika anda mempunya masalah seperti diatas, contohnya pengucapan bunyi "E" maka sedapat mungkin hindari lagu-lagu yg dominan oleh bunyi suara "E".
    5. Kekuatan pernafasan anda juga sangatlah menentukan dalam pemilihan lagu, sebab banyak lagu yg mengharuskan anda bernyanyi lebih dari 2 bait dalam satu tarikan nafas. Tentukanlah dibagian mana anda akan mengambil nafas yang aman, dimana anda akan mencuri nafas. Pengaturan nafas yang salah akan beresiko dan fatal akibatnya terhadap penampilan anda secara keseluruhan.
    6. Jika pengucapan kata maupun pernafasan kita lemah maka sebaiknya pilihlah lagu-lagu yang berirama lambat sampai sedang.
    7. Dan ini nih yang paling susah adalah bagaimana kita bisa menangkap makna dibalik lagu tersebut atau apa sebenarnya yg ingin disampaikan oleh si pencipta lagu. Artinya nyanyikanlah dengan hati dengan didukung oleh penguasaan tehnik vocal yg prima.
    Kiranya TIPS tersebut diatas akan membantu anda dalam memilih dan memyutuskan lagu apa yang anda akan bawakan. Semoga bermanfaat dan sukses.

    Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

     
    Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Blogger Templates